Kelahiran Muhammad, Nabi Mushthafa
1. Bertepatan dengan kelahiran beliau, terjadilah berbagai hal yang luar biasa, keanehan-keanehan yang gaib.
2. Sebagai pertanda akan datangnya zaman Kenabian dan masa dinobatkannya sebagai Rasul pilihan,
3. Maka, penjagaan di alam langit pun semakin diperkuat. Semua pendurhaka dan pengacau dari makhluk-makhluk halus bangsa jin dan setan, diusir dari langit.
4. Mereka yang memaksakan diri hendak naik ke atas, disambar oleh panah-panah berapi.
5. Bintang terang bersinar cemerlang, cerah seluruh daratan dan pegunungan tanah Makkah.
7. Seberkas sinar cemerlang memancar dari tubuh bayi calon Rasulullah saw., menerangi gedung-gedung kekaisaran di negeri Syria.
8. Yang disaksikan oleh seluruh penduduk kota Makkah.
9. Goncang dan bergetarlah seluruh istana kerajaan Kosru.
11. Empat belas menara tinggi yang menjulang ke angkasa menjadi runtuh.
12. Hancur luluhlah kemaharajaan Kosru, karena hebatnya goncangan itu.
13. Dan padamlah semua api pemujaan di seluruh tanah jajahan Parsi.
14. Semua api itu menjadi lenyap, disebabkan munculnya bulan purnama dari wajah baru yang bersinar terang.
15. Dataran pesawahan yang terletak di antara Hamdzan dan Qumma yang berada dalam jajahan Parsi berubah menjadi kering.
16. Disebabkan karena sumber mata airnya tidak lagi mengalirkan air, karena dilanda kekeringan.
17. Tetapi di lembah Samawah, air melimpah-limpah, karena banjir yang melanda dataran gurun Sahara.
18. Yang sejak dahulu kala tidak terdapat air setetes pun.
19. Adapun tanah tumpah darah, yakni tempat dimana Muhammad saw., dilahirkan, terkenal dengan nama kampung 'Irash di Makkah.
20. Di kampung itu, tetumbuhan dan pohon-pohonan dilarang untuk ditebang.
21. Dalam menetapkan tahun dan tanggal hari kelahiran Nabi saw., para ahli riwayat banyak yang berselisih pendapat.
22. Tetapi, menurut keterangan yang paling tepat adalah, pada hari Senin tanggal 12 Rabi'ul Awal tahun Gajah, pada saat menjelang terbit fajar. Yaitu, pada tahun ketika raja Abrahah menggempur Ka'bah, tetapi Allah berkenan menyelamatkan Ka'bah dari serangan itu.
Thursday, June 16, 2011
Hitam oleh Hanya Irli pada 14 Juni 2011 jam 20:45
Hitam
oleh Hanya Irli pada 14 Juni 2011 jam 20:45
Oh jiwaku
dimanakah aku kini
kau bawa aku melintasi tempat yang tinggi
Oh tubuhku..
Mengapakah engkau kini masih membisu
tak kunjung bicara padaku
Oh ..
Ceritakanlah padaku apa yang mengeruhkan hati dan jiwaku
Tolonglah
kau tuntunkan aku lagi
agar ragaku menyatu bersama isi jiwaku
Penuntun jiwaku ..
Luruskanlah hatiku
seandainya aku tahu apa yang akan terjadi nanti
Aku masih terus melayang
bersandingkan langit hitam
masih melayang
terus melayang
oh ..
Ceritakanlah padaku
apa yang mengeruhkan hati dan jiwaku
tolonglah
kau tuntunkan aku lagi
agar ragaku menyatu bersama isi jiwaku
[padi]
oleh Hanya Irli pada 14 Juni 2011 jam 20:45
Oh jiwaku
dimanakah aku kini
kau bawa aku melintasi tempat yang tinggi
Oh tubuhku..
Mengapakah engkau kini masih membisu
tak kunjung bicara padaku
Oh ..
Ceritakanlah padaku apa yang mengeruhkan hati dan jiwaku
Tolonglah
kau tuntunkan aku lagi
agar ragaku menyatu bersama isi jiwaku
Penuntun jiwaku ..
Luruskanlah hatiku
seandainya aku tahu apa yang akan terjadi nanti
Aku masih terus melayang
bersandingkan langit hitam
masih melayang
terus melayang
oh ..
Ceritakanlah padaku
apa yang mengeruhkan hati dan jiwaku
tolonglah
kau tuntunkan aku lagi
agar ragaku menyatu bersama isi jiwaku
[padi]
Subscribe to:
Posts (Atom)