Friday, July 17, 2009

Gerhana Purnama

Tidak kah engkau tahu
Alam nirwana seakan tersenyum
Merayu dan memuja dirimu

Ada tutur bahasa tubuhmu
Ada tentram yang abadi
Bila sinarmu hujani tubuhku
Dosaku hilang bagai buih di lautan

Mukamu tak pernah ku bayangkan
Betapa eloknya kupun tak tau
Yang ku tau hanya serpihan kristal
Dari rumah kumuh di seberang sungai
Teruntai turun menyapaku

Gerhana tak pernah ku bayangkan
Ditengah rembulan yang sedang purnama
Penuh misteri yang tak ada jawabnya
Terkunci rapi di laci hatimu
Ingin ku ketuk tapi takut kan mengganggu.



☆☆☆

No comments:

Post a Comment

Silahkan kasih komentnya.