Friday, May 6, 2011

CARA MENGATASI IRI HATI

Sering mungkin kita mendengar kisah dua orang sahabat dekat bisa saling bertengkar. Penyebabnya karena yang satu punya tas baru dan lainnya pun ikut-ikutan. Akibat yang satu merasa tersaingi, akhirnya ada rasa iri .Sahabat pun tidak dipandang. Awalnya rasa iri dipendam di hati, lama-lama berujung pada fitnah. Sikap seperti ini pun mungkin pernah terjadi pada kita. Rasa iri tersebut muncul kadangkala karena persaingan. Orang yang saling iri biasanya memiliki sesuatu yang sama. Itulah yang biasa terjadi. Saya pernah membaca salah satu hadist yang isinya :
“Janganlah kalian saling hasad (iri), janganlah kalian saling membenci, janganlah kalian saling membelakangi (saling mendiamkan/ menghajr). Jadilah kalian bersaudara, wahai hamba Allah.” (HR. Bukhari dan Muslim)

“Hai anakku, janganlah kamu ceritakan mimpimu itu kepada saudara-saudaramu, maka mereka membuat makar (untuk membinasakan) mu. Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagi manusia.” (QS. Yusuf: 5)

Patut kita semua renungkan bersama bahwa rasa iri sebenarnya tidak pernah ada untungnya sama sekali. Yang ada hanya sakit dan penderitaan di dalam hati. Orang yang iri pada sesama sama saja tidak suka pada ketentuan atau takdir Allah. Karena orang yang iri tidak suka atas ketentuan Allah pada sesamanya. Orang yang iri sama saja menentang ketentuan ini. Allah SWT berfirman :

“Apakah mereka yang membagi-bagi rahmat Tuhanmu? Kami telah menentukan antara mereka penghidupan mereka dalam kehidupan dunia, dan kami telah meninggikan sebahagian mereka atas sebagian yang lain beberapa derajat, agar sebagian mereka dapat mempergunakan sebagian yang lain. Dan rahmat Tuhanmu lebih baik dari apa yang mereka kumpulkan.” (QS. Az Zukhruf: 32).

Agar kita tidak terjerumus dalam penyakit hati yang satu ini, maka ada beberapa cara yang bisa kita lakukan, di antaranya :

1. Pertebal iman dan rasa yakin pada takdir Allah.

2. Mengingat akibat iri yang akan berdampak di dunia maupun di akhirat.

3. Selalu bersyukur dengan yang sedikit

4. Selalu memandang orang yang di bawahnya dalam masalah dunia.

5. Banyak mendoakan orang lain yang mendapatkan nikmat dalam kebaikan karena jika kita mendoakannya, kita akan dapat yang semisalnya.

Mudah-mudahan setelah teman-teman membaca artikel ini, teman-teman bisa menyadari akibat buruk dari sifat hati yang bernama iri. Semoga artikel ini dapat bermanfaat untuk kalian.

No comments:

Post a Comment

Silahkan kasih komentnya.